Kiat praktis manajemen waktu - GBPM Training
Menu
Mau Ganteng ? Pinter ? Jati Diri ? Profesional ? Gabung Sekarang - GRATIS !

Kiat praktis manajemen waktu

May
14
2017
by : khamim sholikhuddin. Posted in : Management Qolbu

Foto-Aa'-Gym

Kiat praktis manajemen waktu

Salah satu penyebab seseorang tidak bisa melakukan produktivitas adalah kurang mampunya manajemen waktu. Penyebabnya adalah karena tidak punya prioritas dalam fiqh prioritas yang dikarang oleh Dr Yusuf qaradhawi, di bahas masalah urutan amal yang terpenting diantara yang penting. Apabila dihubungkan dengan berpikir manajerial dalam manajemen waktu, maka Aktivitas kehidupan yang dikerjakan berpatokan pada:

  • Sangat penting sangat mendesak dikerjakan pada urutan pertama.
  • Tidak penting sangat mendesak dikerjakan pada urutan kedua.
  • Sangat penting tidak mendesak dikerjakan pada urutan ketiga.
  • Tidak penting tidak mendesak dikerjakan pada urutan keempat.

Ada syarat lain dalam manajemen waktu yang juga perlu diperhatikan, yaitu setelah membuat program yang bagus berkaitan dengan waktu, maka unsur kelenturan tidak boleh ditinggalkan. Hidup tanpa kelenturan, justru membuat kita menjadi budak oleh jadwal yang kita buat sendiri.

Menyikapi waktu

Barangsiapa yang hari ini sama dengan hari kemarin maka dia termasuk orang-orang yang merugi.
( HR Dailami )

Betapa banyak orang yang cukup potensial tetapi tidak bisa menjadi unggul. Salah satu sebab adalah karena ketidakmampuannya dalam mengolah waktu. Yakinlah bahwa kesuksesan dan kegagalan seseorang dalam urusan dunia maupun akhirat adalah sangat bergantung pada Bagaimana kesungguhannya dalam menyikapi waktu.

Berapa banyak pula orang yang mengeluh karena merasa tidak pernah punya waktu. Sebaliknya, banyak orang yang selalu mencari jalan untuk membunuh waktu.

Sebagai makhluk ciptaanNya waktu ternyata memiliki tabiat tersendiri. Waktu adalah terpendek karena tidak pernah cukup untuk menyelesaikan tugas hidup. Waktu adalah terpanjang karena ia adalah ukuran keabadian. Waktu akan berlalu cepat bagi mereka yang bersukacita dan akan berjalan sangat lambat bagi yang dirundung Derita. Waktu adalah saksi sejarah yang akan memberikan segala kehinaan dan kenistaan yang dilakukan oleh siapapun. Waktu adalah perekam Abadi yang akan mengekalkan segala keagungan dan kemuliaan seseorang.

Sungguh suatu kerugian yang sangat besar Bila seorang hamba tidak dapat memanfaatkan waktunya dengan baik dan seoptimal mungkin. ” Demi Waktu, sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan saling nasehat menasehati dalam menetapi kebenaran dan nasehat menasehati dalam menetapi kesabaran. ( QS Al Ashr [103] : 1-3 )

Mengomentari ayat ini, Imam Syafi’i mengatakan bahwa cukup dengan al-azhar ini alquran sudah terwakili. Dari perkataan ini nampak bertema pentingnya waktu dalam pandangan Allah.

Suatu ketika Khalifah Umar bin Abdul Aziz sedang istirahat di ranjang, yaitu setelah mengurus jenazah kakeknya, Sulaiman bin Abdul Malik. Kemudian datang anaknya Abdul Malik dan bertanya, ” wahai Amirul Mukminin, apa gerangan yang membaringkan anda disiang hari ini?”

Aku letih, Aku butuh istirahat, jawab ayahnya.

Abdul Malik berkata, ” Pantaskah Anda istirahat padahal banyak pekerjaan yang harus dikerjakan. Lihat, rakyat yang tertindas masih butuh Pertolonganmu.”

Semalam penuh aku menjaga pamanmu dan itu yang mendorong Aku istirahat. Setelah sholat Dzuhur Nanti aku akan mengembalikan hak-hak mereka yang tertindas dan teraniaya.

Anaknya kembali bertanya, ” wahai Amirul Mukminin, Siapakah yang menjamin Anda hidup sampai Dhuhur. Bagaimana kalau Allah menakdirkan mati sekarang?”

Seketika itu juga Umar bangun dan pergi membawa satu kantong gandum lalu mencari orang yang kelaparan.

Dalam kisah ini, nampak betapa beratnya tanggung jawab untuk mengelola waktu. Bagaimana pula dengan kita yang telah diberi amanah mengurus bumi ini? Marilah kita berlindung kepada Allah dari kelalaian memanfaatkan waktu Seraya memohon agar dikaruniakan kemampuan untuk mengelola waktu dengan optimal, penuh makna dan sesuai dengan tuntunan Allah dan rasulnya.

Ada dua hal yang perlu kita lakukan agar memiliki keunggulan dalam hidup ini, yaitu:

a. Waktu sama tapi isi beda

Allah berfirman dalam sebuah Hadits Qudsi.

Masa setiap Fajar ada dua malaikat yang berseru-seru, Wahai anak Adam Aku adalah hari yang baru, dan aku datang untuk menyaksikan amalan kamu. Oleh sebab itu, manfaatkanlah aku sebaik-baiknya. Karena aku tidak akan kembali lagi sehingga hari pengadilan.
( HR turmudzi )

Andaikata dalam suatu perlombaan balap sepeda, dalam satu detik si A berhasil mengayuh satu putaran, si B setengah putaran dan si C mengayuh dua putaran. Siapa yang jadi juaranya? Sudah dipastikan si C Lah yang akan berpeluang menjadi juara. Karena detik yang sama si C dapat berbuat lebih banyak daripada yang lain. Begitupun hal dengan kita semua, semakin banyak hal positif yang kita lakukan dalam waktu yang sama, kita akan semakin lebih dekat dengan kesuksesan..

b. Sekarang harus lebih baik dari sebelumnya

Waktu adalah modal kita dalam mengarungi kehidupan ini. Kalau modal itu dioptimalkan maka kita akan beruntung tapi kalau modal itu disia-siakan maka kita akan sangat merugi. Orang yang bodoh adalah orang yang diberi modal (waktu) kemudian dengan modal itu disia-siakan.

Barangsiapa yang hari ini sama dengan hari kemarin maka dia termasuk orang-orang yang merugi.
( HR Dailami )

Dengan demikian, satu-satunya pilihan dalam hidup ini adalah hari ini harus lebih baik dari hari kemarin. Kalau tidak demikian kita harus diakui bahwa hari ini adalah hari yang gagal dan rugi. Sebaliknya, seandainya hari ini lebih buruk dari hari kemarin berarti kita terkena musibah dan kerugian yang sangat besar serta mencelakakan diri. Hal ini hendaknya jangan terjadi pada diri kita.

Rasulullah sendiri mengingatkan kita untuk selalu memperbaiki waktu sebab setiap waktu memiliki beban persoalan tersendiri. Sabdanya, ” carilah yang lima sebelum datang yang lima, yaitu manfaatkanlah masa mudamu sebelum datang masa tuamu ( dengan ibadah ), gunakan masa sehatmu sebelum datang masa sakitmu ( dengan amal saleh ), gunakanlah masa kayamu sebelum datang masa miskin mu ( dengan sedekah ), gunakanlah masa hidupmu sebelum datang masa matimu ( mencari bekal untuk hidup setelah mati ), gunakanlah masa senggangmu sebelum datang masa sempit mu.”
( Al Hadits )

Oleh sebab itu, mulai sekarang waspadalah terhadap waktu. Setiap detik yang kita lalui harus diperhitungkan dengan cermat. Kita tidak hanya perlu bekerja keras tapi kita juga perlu bekerja keras dengan cerdas. Lebih jauh lagi kita perlu kerja keras, cerdas dan efektif kemudian dibarengi dengan hati yang ikhlas sehingga waktu yang kita gunakan bener-bener optimal serta bermakna di dunia dan berarti di akhirat nanti.

Kiat praktis manajemen waktu

Biarkanlah mereka ( di dunia ini ) makan dan bersenang-senang dan terlena oleh angan-angan ( kosong ), kelak mereka akan mengetahui ( akibat perbuatan mereka ).
( QS Al Hijr [15] : 3 )

Sungguh suatu karunia yang sangat besar bila kita dikaruniakan kemampuan dalam mengelola amanah waktu. Karena waktu adalah modal hidup kita yang sangat berarti. Untuk itu, berikut ini penulis paparan beberapa kiat praktis dalam mengelola waktu.

a. Biasakan tertib dan teratur

Bayangkan kerugian yang dipikul akibat kunci kendaraan yang silit ditemukan karena disimpan di sembarang tempat dan lupa untuk menyimpannya. Oleh karena itu, ada hal-hal penting untuk diperhatikan agar kita bisa tertib dan teratur.

b. Tahu dan taat aturan

Pastikan anda bahwa mengawali segala tindakan dengan berusaha mengetahui dan memahami aturan yang berlaku dengan baik dan benar di tempat anda berada atau bekerja. Kalau belum ada aturan, maka Kitalah yang harus membuat aturan terlebih dahulu dengan teratur dan dapat dipahami dengan baik sehingga tidak ada waktu yang terbuang. Percayalah menaati aturan yang benar-benar akan sangat menghemat waktu, tenaga, emosi dan biaya. Jangan pernah menganggap remeh pelanggaran sekecil apapun. Karena selain kita akan terbiasa dalam keburukan kita pun beresiko menerima sanksi yang pasti akan merugikan.

c. Tertib mengambil dan menyimpan

Ambillah barang yang diperlukan dengan cara terbaik dan selalu kembalikan ke tempat semula dengan cara terbaik pula. Jangan pernah enggan, malas dan ceroboh. Tertib dalam menyimpan hanya memakan waktu yang sedikit tetapi manfaatnya akan berdampak besar.

d. Selalu rapi dan bersih

Biasakanlah sejak awal menyimpan segala peralatan dalam keadaan terapi, bersih dan teratur. Buanglah segala hal yang tidak diperlukan lagi karena selain akan menambah masalah juga akan menghambat efektivitas kerja.

Kebiasaan kotor, tidak rapi dan tidak teratur adalah kebiasaan yang memalukan yang menunjukkan perilaku tidak profesional dan juga merupakan kunci pemborosan waktu. Serta akan membuat suasana hati menjadi nyaman.

e. Kenali dengan mudah

Kenali situasi ruangan baik ukuran, pintu darurat, daerah yang dibolehkan dan Yang Terlarang, peralatan, tempat menyimpan dan tata letak barang dengan baik, serta usahakan agar segala sesuatu dapat dikenali dan dicari dengan mudah. Kelompokkan dengan baik dan beri tanda atau nama yang jelas. Jangan buang waktu sedikitpun hanya karena lupa atau sulit mencarinya.

f. Lalu lintas lancar

Atur lalu lintas gerak orang ataupun barang sedemikian rupa sehingga lancar, tidak saling mempersulit satu sama lain atau bahkan saling bertabrakan. Buatlah tanda atau informasi yang jelas.

Pastikanlah mulai saat ini anda adalah seorang yang tertib, teratur dan disiplin dengan aturan. Pastikan ruangan anda selalu bersih, rapi, indah dan teratur.

Perencanaan

Ingatlah baik-baik berapa moto ini, ” jika gagal dalam membuat rencana berarti merencanakan kegagalan,” atau, ” lebih baik bersimbah keringat dalam latihan daripada bersimbah darah dalam pertempuran.”

Sungguh menyedihkan betapa banyak di antara kita yang menjalani hari-hari Tanpa Rencana yang jelas. Ciri yang paling khas dari orang yang tidak punya perencanaan, selain akan Sibuk tak karuan, juga akan merasa jenuh dan bosan. Ia tidak dapat berbuat banyak selain menyia-nyiakan waktu. Hasil yang di dapat pun sangat tidak sebanding dengan berlalunya waktu. Adapun yang terpenting dalam perencanaan adalah:

a. Harus ada target

Pelajarilah teknik membuat rencana dan buatlah rencana yang matang dan teruji. Buatlah rencana dalam bentuk harian, bulanan atau jangka panjang. Rencana juga harus rasional dari segi ukuran waktu dan target. Semakin tidak jelas target dan ukuran waktu, maka peluang rencana untuk tidak efektif dan gagal akan semakin besar.

b. Rencana cadangan

Kita harus membaca dengan seksama situasi yang akan kita hadapi dengan segala kemungkinan yang tidak terduga. Oleh karena itu, kita harus selalu membuat rencana ” B ” dan “C” sebagai rencana cadangan bila rencana utama gagal. Dengan demikian, kita tidak akan kehilangan waktu untuk panik atau kuatir gagal.

c. Disiplin dalam melaksanakan rencana

Sehebat apapun program kita, tidak akan ada artinya sama sekali andai kata kita tidak berdisiplin dalam melaksanakannya. Jangan tergiur oleh kegiatan atau kesenangan yang sifatnya spontan, yaitu hal-hal mendadak yang tidak sesuai dengan rencana. Tidak ada prestasi tanpa disiplin. Siapa lagi yang dapat memaksa diri kita untuk maju selain diri sendiri.

d. Program harus adil

Selain harus realistis, terukur, Kita juga harus adil dengan hak-hak yang harus dipenuhi. Diantaranya adalah hak Allah SWT, hak tubuh, hak orang tua, hak diri, hak tetangga, dan lain-lain. Setiap ketidakadilan pasti akan menimbulkan masalah yang akan menghambat terealisasinya rencana.

Biasakan dengan data dan informasi akurat

a. Selalu jelas dan akurat

Harus ada mekanisme standar untuk mengirim dan menerima data atau informasi secara akurat, jelas, dan detil bahkan sangat dianjurkan mendokumentasikannya secara lengkap. Jangan pernah puas dengan data seikhlas dan Ala kadarnya, kita harus mengejar sampai dapat diyakini kebenaran serta keakuratannya. Kita tidak boleh mengambil keputusan karena kesalahan informasi yang didapat.

b. Bukan tahu tapi paham

Waspadalah terhadap distorsi informasi, yaitu kesalahan dalam memahami informasi yang akan berakibat pula dalam kesalahan menyampaikan atau dalam melaksanakannya. Oleh karena itu, jika kita menerima informasi, maka yang harus kita lakukan adalah mengejar dan me richek pemahaman kita tentang informasi tersebut. Begitu pula dalam mengirimkan informasi, pastikan informasi itu mudah dipahami.

Menyediakan peralatan yang memadai

Beberapa motto penting

Memiliki alat adalah melaksanakan separuh pekerjaan.

Alat adalah penyelesaian masalah, bukan penambah masalah.

Tapi tidak dapat dipungkiri bahwa persyaratan juga memakan biaya, tenaga, pikiran dan waktu. Ini lebih diakibatkan kesalahan memilih alat atau kurang paham Dalam penggunaannya, atau rusak karena ceroboh dan salah ketika memakainya. Oleh karena itu, untuk menghindari ini semua dianjurkan.

a. Belilah sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan

Jangan sekali-kali Membeli barang hanya karena senang belaka. Ingat, mungkin kita menyukai barang maka makin melemah daya Nalar perhitungan dan semakin membara juga Keinginan kita untuk memilikinya. Sehingga alasan yang dibuat semakin tidak objektif dan menjurus kepada keinginan untuk segera tercapai. Usahakan harus pandai mengendalikan diri ini sebaik-baiknya, hitung Diatas Kertas untung ruginya dengan objektif dan kepala dingin. Belilah jika labet itu sangat dibutuhkan, dan sesuai dengan kemampuan. Namun harus pula berani mengatakan ” tidak “, jikalau tidak cocok dalam perhitungan, walaupun kita sangat menyukainya.

Jika anda tepat dalam mengambil keputusan maka kemudahan akan menyertai. Tapi jika salah dalam memiliki maka kita suatu saat akan sangat menyukainya.

b. Awali dengan tahu aturan pakai

Bersabarlah untuk tidak tergesa-gesa memakai alat sebelum benar-benar mengetahui aturan pemakaiannya dengan baik. Benar bahwa kita butuh waktu Tapi ini semua untuk lebih aman dan menghindari kerugian yang lebih besar.

c. Pergunakan oleh ahlinya

Jangan pernah membiarkan orang yang bukan ahlinya mempergunakan alat tersebut, karena selain tidak akan memperoleh hasil yang baik juga sangat berpeluang besar menambah masalah.

d. Ready to come back

Pastikan setiap usia pemakaian peralatan kita selalu kembali dalam posisi rapi dan bersih serta selalu siap pakai kembali ( ready to come back ), baik dalam tata letak maupun kondisinya.

e. Siapkan cadangan

Untuk mengantisipasi keadaan darurat kita harus memiliki peralatan cadangan terutama untuk jenis-jenis yang sangat penting sehingga kita tidak akan kehilangan waktu.

f. Rawat berkala

Jangan pernah menunggu peralatan menjadi rusak, niscaya biaya dan waktu yang dikeluarkan akan sangat besar. Buatlah jadwal dan list perawatan, dan rawatlah selalu secara kontinyu dan sesama. Selain biayanya akan lebih murah, peralatan pun tetap awet dan tetap optimistis kemampuannya.

Jangan menunda waktu

Ketahuilah setiap waktu yang akan kita jalani sudah ada beban tersendiri yang harus dipikulnya. Artinya, setiap kita menunda berarti akan membuat hak waktu tersebut bentrok dengan hasil penundaan kita akibatnya kita tidak nyaman, serba tergesa-gesa, merasa dikejar waktu dalam mengerjakannya dan tentu saja hasilnya tidak pernah maksimal. Maka, jangan merasa untung dengan bermalas-malasan, mengulur waktu dan menunda-nunda pekerjaan. Terlalu besar Resiko yang akan diterima yang sangat tidak sebanding dengan kesenangan sesaat yang didapat.

Selalu tepat waktu

Seyogyanya kita melaksanakan segala sesuatu tepat pada waktunya sesuai dengan rencana. Andai kata kita melaksanakan atau pekerjaan dan kita menundanya dikarenakan beberapa hal, maka kita telah menghukum yang hadir tepat waktu. Ingat, ” amalan yang paling disukai Allah adalah shalat tepat pada waktunya.

Asal selamat

Kalau bisa cepat Mengapa harus lambat, kalau bisa dikerjakan dalam 5 menit Mengapa harus 10 menit. Kalau pembicaraan bisa dipahami dengan 5 kalimat Mengapa harus berbicara 10 kalimat. Kalau pekerjaan dapat ditempuh dalam 1 jam Mengapa harus 2 jam.

a. Buat standart waktu

Kita harus membuat standart waktu yang dibutuhkan dengan layak dan wajar sehingga setiap keterlambatan yang tidak perlu dapat diketahui. Disamping itu, kita harus pula meningkatkan kecepatan dalam melaksanakan dan menyelesaikan tugas tersebut Tapi tetap terbaik.

b. Berlatih Gesit dan tangkas

Tidak dapat dipungkiri bahwa gerakan yang lamban akan menghabiskan waktu dan membuat kesal orang yang melihatnya. Oleh karena itu, latihan fisik yang baik dan teratur akan membuat kekuatan tubuh meningkat dan akan mempengaruhi kegesitan dan ketangkasan seseorang dalam melakukan tugas.

Biasakan Check and Re check

Susunlah daftar barang, perlengkapan, atau kegiatan secara tertulis dan selengkap mungkin, dan berilah tanda yang jelas apabila telah dibawa Allah telah dikerjakan, kemudian Perbanyaklah. Sediakan daftar isian untuk keperluan pada saat-saat yang akan datang. Jangan lupa menyimpannya di tempat yang disepakati. Dan jangan pernah mau melakukan sesuatu atau berangkat ke manapun sebelum mengadakan pengecekan ulang.

Waspada terhadap pencuri waktu

Beruntunglah Bagi siapapun yang menyadari bahwa waktu adalah modal kita dalam mengarungi kehidupan di dunia ini. Dan lebih beruntung lagi Bagi siapapun yang dikaruniakan kemampuan menjaga dan mengoptimalkan waktu untuk kepentingan dunianya sehingga menjadi manusia unggul. Orang-orang yang rugi adalah orang-orang yang diberi modal hidup berupa waktu kemudian dengan modal itu disia-siakan.

Terkadang memang aneh, kita lebih sibuk menjaga sandal jepit karena takut hilang dicuri orang daripada sibuk menjaga amanah waktu. Kita juga sering kecewa dengan hilangnya barang yang kita miliki, Dan anehnya jarang merintih sedih karena kehilangan waktu. Padahal uang ataupun barang yang hilang selain akan mudah dicari juga akan mudah didapat kembali. Semahal apapun harganya belum seberapa bila dibandingkan dengan harga waktu. Sungguh seringkali kita secara sadar atau tidak membiarkan waktu yang sangat berharga dicuri oleh hal-hal yang remeh yang tak berharga. Berikut ini adalah beberapa hal yang seringkali mencuri waktu kita.

a. Obrolan sia-sia

Bercinta bidang adalah bagian dari nikmat Allah yang harus kita syukuri sepanjang dipergunakan untuk hal-hal yang bermanfaat bagi dunia dan akhirat. Sebaliknya akan sangat mencelakakan Andaikata tidak dengan niat yang benar. Oleh karena itu, setiap kita berbicara harus terkendali dengan baik, penuh kesadaran dan harus berani menghentikannya tatkala alquran sudah tidak berwujud dan tidak bermanfaat. Ingatkan waspadalah pada jejakan kenikmatan yang bisa membuat lupa diri dan lalai.

b. Acara TV dan radio

Tidak ada salahnya kita menonton TV atau menyimak acara radio. Yang salah adalah Andaikata kita ditipu oleh acara yang tidak bernilai, yang pada akhirnya akan menguras waktu produktif dan waktu potensial untuk masa depan kita. Oleh karena itu, pikirkanlah dan hitunglah untung ruginya, manfaat dan mudharat nya.

Berdisiplin lah dalam menonton TV atau mendengarkan radio. Pastikan bahwa kita sudah memprogramnya terlebih dahulu. Berita acara yang bermanfaat dan dapat di pertanggung jawaban dihadapan Allah. Percayalah bahwa tidak akan pernah ada habisnya kalau kita sekedar mengejar dan memuaskan kesenangan dengan menonton TV dan mendengarkan radio.

c. Hobi tanpa arti

Bila kita sedang melakukan hal-hal yang kita senangi niscaya tidak akan terasa lelah, malas ataupun bosan. Selalu saja energi dan semangat kita berkobar-kobar sehingga bisa melumat Apapun yang menghalangi. Bila yang kita senangi adalah sesuatu yang disenangi Allah dan juga jelas bermanfaat bagi kepentingan dunia dan akhirat, maka hal ini adalah suatu keberuntungan besar. Tapi andai kata hobi itu tidak bermakna bagi dunia dan akhirat, maka sudah seharusnya kita memiliki keberanian untuk menghentikan dan menggantikannya dengan kesukaan yang dipastikan bermanfaat.

Tanyakanlah pada diri kita, apa hobi kita? Berapa waktu kita yang terkuras? Apakah manfaatnya bagi lingkungan, dunia dan akhirat kita? Apa kerugiannya? Apakah alternatif hobi Lain bagi kita yang lebih baik? Evaluasilah selalu hobi yang kita tekuni saat ini objektif mungkin. Sebab, inilah sebagian dari pencuri waktu kita.

d. Kesenangan tanpa arti

Pada waktu kita sedang mengerjakan sesuatu yang sesuai dengan perencanaan, seringkali terjadi gangguan baik dari kita lihat maupun yang kita dengar. Hal ini biasanya terjadi karena yang kita lihat atau yang kita dengar itu adalah sesuatu yang menarik perhatian, yang akhirnya merubah fokus pikiran sehingga pekerjaan utama menjadi terabaikan. Jika tidak segera disadari, maka dapat dipastikan, selain tujuan begitu lambat dicapai, hasilnya pun tidak akan memuaskan atau bahkan akan menjadi gagal total.

e. Lamunan sia-sia

Hati-hati dengan lamunan. Dan perlu diingat, ada yang dinamakan berpikir dan ada yang dinamakan melamun. Tentu saja keduanya sangat berbeda esensi dan juga Hasilnya. Lamunan adalah mengawang nya pikiran, tidak terarah jelas, tidak sesuai dengan realitas, dan tidak berpijak pada keadaan dan kenyataan yang sebenarnya. Kadangkala Lamunan berkaitan dengan hasil yang mustahil dan terkadang mendramatisir. Pendek kata Lamunan bener-bener pencuri waktu yang banyak dinikmati orang-orang Malang. Adapun berpikir adalah kebalikan dari lamunan, yaitu berupa proses bekerjanya otak secara terarah dalam memikirkan Bagaimana menggapai suatu tujuan sesuai potensi, realitas dan kenyataan yang ada di lapangan.

Biarkanlah mereka ( di dunia ini ) makan dan bersenang-senang dan terlena oleh angan-angan ( kosong ), maka kelak mereka akan mengetahui ( akibat perbuatan mereka ).
( QS Al Hijr [15] : 3 )

Arahkan pikiran kita pada keadaan dan kenyataan. Buatlah struktur pemikiran yang jelas dan bisa disusun menjadi sebuah rencana yang bisa direalisasikan.

f. Hati yang busuk

Jika kita berhati bersih maka kita termasuk golongan hamba Allah yang sangat beruntung. Tapi jika sebaliknya, punya hati yang busuk, maka ini adalah sesuatu yang benar-benar celaka. Sebab orang-orang yang berhati busuk, waktu, pikiran, tenaga, kebahagiaan dan hartanya sungguh akan terkuras untuk meladeni perasaan busuknya. Tidak bisa tidur nyenyak karena sangat sibuk membayangkan dan membuat rencana busuk. Wajahnya pun akan bermuram durja, kata-katanya penuh sumpah serapah, kotor dan menjijikkan. Silahkan anda hitung sendiri Berapa waktu yang habis untuk memikirkan kebusukan seseorang yang dibencinya. Belum lagi waktu yang terkuras untuk merencanakan, menjatuhkan dan menjelekan nama baik orang yang dibencinya. Bagi orang yang busuk hati, ia tidak akan bisa menerima segala prestasi dan kesuksesan orang yang dibencinya.

Sungguh rugilah orang-orang yang membiarkan kebusukan bersarang di hatinya sehingga hari-harinya terkuras hanya untuk meladeni kebusukan hatinya.

artikel lainnya Kiat praktis manajemen waktu

Wednesday 5 October 2016 | Management Qolbu

Qolbun Salim menjiwai pekerjaan Maha suci Allah yang tak pernah putus memberi kita segenap kemampuan, senantiasa…

Saturday 18 June 2016 | Management Qolbu

Manajemen Qolbu Bunga rampai nasehat Mudah-mudahan Allah yang Maha menguasai segala-galanya selalu membukakan hati kita agar…

Wednesday 8 March 2017 | Management Qolbu

Menggenggam waktu, meraih prestasi diri Apa yang menjadi resep sahabat nabi sehingga mereka mampu menaklukkan dua…

Thursday 22 September 2016 | Management Qolbu

Qolbun Salim Al Mu’izz – Al mudzill Bismillahirrahmanirrahim Minimal siapapun manusia, pasti tidak mau direndahkan, walaupun…

Upcoming events:

no event

Jl. Gatot Subroto No.46b Kupang Lor Rt.04 Rw.03 Ambarawa, Kab. Semarang, Jawa Tengah, Indonesia
LINE : grosirline
5A1B6ACD
085640881921