Kunci hidup sukses - GBPM Training
Menu
Mau Ganteng ? Pinter ? Jati Diri ? Profesional ? Gabung Sekarang - GRATIS !

Kunci hidup sukses

May
17
2017
by : khamim sholikhuddin. Posted in : Management Qolbu

Foto-Aa'-Gym

Kunci hidup sukses

Bagaimana kita memahami pengertian hidup sukses? Dari mana harus diperjuangkan? Tampaknya tidak terlalu salah bila ada orang yang telah berhasil menempuh jenjang pendidikan tinggi, bahkan lulusan luar negeri, lalu menganggap dirinya orang yang sukses. Mungkin juga seseorang yang gagal dalam menempuh jalur pendidikan formal tetapi saat ini telah mencapai sukses. Mengapa demikian? Karena ia telah memilih dunia wirausaha lalu berusaha keras tanpa mengenal lelah sehingga menghasilkan segala jerih payahnya itu dalam berbagai bentuk perusahaan.

Seorang ayah di hari tuanya tersenyum puas karena telah berhasil menggayuh bahtera rumah tangga yang tentram dan bahagia. Sementara anak-anaknya telah diantaranya ke gerbang keberhasilan hidup yang mandiri. Seorang Kyai atau mubaligh juga berusaha mensyukuri kesuksesan hidupnya ketika Jutaan umat telah menjadi jamaahnya yang setia dan telah menjadikannya sebagai panutan, sementara pesantrennya selalu dipenuhi ribuan Santri.

Membangun pondasi

Kalau hendak membangun rumah, maka yang perlu terlebih dahulu dibuat dan diperkokoh adalah fondasinya. Karena pondasi yang tidak kuat sudah dapat dipastikan akan membuat bangunan cepat ambruk Kendati dinding dan atap nya dibuat sekuat dan sebagus apapun.

Tak jarang sebuah keluarga tampak berhasil membina rumah tangga dan berkecukupan dalam hal materi. Sang suami sukses meniti karir di kantornya dan istri pandai bergaul di tengah masyarakatnya, sementara anak-anaknya pun berhasil menempuh jenjang studi hingga perguruan tinggi. Namun apa yang terjadi demikian?

Suatu ketika hancurlah keutuhan rumah tangganya itu dikarenakan mungkin mental mereka tidak sempat dipersiapkan sejak sebelumnya untuk menjalani rumah tangga. Suami menjadi lupa diri karena harta, gelar, pangkat dan kedudukannya sehingga tergelincir mengabaikan kesetiaannya terhadap keluarga. Istri pun menjadi lupa akan posisi sendiri terjebak dalam prasangka buruk terhadap sesamanya dan bahkan menjadi pendorong suami dalam berbagai perilaku licik dan curang. Anak-anaknya pun tidak lagi menemukan ketenangan karena sehari-hari menonton keteladanan buruk dan menyantap harta yang tidak berkah..

Lalu apa yang harus kita lakukan untuk merintis sesuatu secara baik? Alangkah indah dan mengesankan nya kalau kita meyakini satu hal, bahwa tiada kesuksesan yang sesungguhnya kecuali kalau Allah menolong segala urusan kita. Dengan kata lain, apabila kita merindukan untuk dapat meraih tangga kesuksesan, maka segala aspek yang berkaitan dengan dimensi sukses itu sendiri harus disandarkan pada suatu prinsip yakni sukses dengan dan karena pertolongannya. Inilah yang dimaksud dengan fondasi yang, tidak bisa tidak, harus diperkokoh sebelum kita membangun dan menegakkan menara Gading kesuksesan.

Sunnatullah dan inayatullah

Biasanya seseorang mencapai kesuksesan atau terhindar dari sesuatu yang tidak diharapkan ternyata amat bergantung pada dua hal, yaitu sunnatullah dan inayatullah.

Sunnatullah artinya sunnah-sunnah Allah yang mewujud berupa hukum alam yang menghendaki proses sebab akibat sehingga membuka peluang bagi peran manusia. Seorang mahasiswa ingin menyelesaikan studinya tepat waktu dengan predikat memuaskan. Keinginan itu bisa tercapai apabila ia bertekad untuk bersungguh-sungguh belajar, mempersiapkan diri serta meningkatkan kuantitas dan kualitas belajarnya sehingga melebihi kadar dan cara belajar yang dilakukan oleh rekan-rekannya. Dalam konteks sunnatullah, sangat Mungkin ia bisa meraih apa yang dicita-citakannya itu.

Suatu ketika ada bus yang jatuh ke jurang dan menewaskan seluruh penumpangnya tetapi ada seorang bayi yang selamat tanpa terluka sedikitpun. Atau seorang anak kecil yang terjatuh dari gedung lantai 7 ternyata tidak apa-apa padahal menurut logika dia pasti tewas. Segala yang mustahil menurut akal manusia sama sekali tidak ada mustahil bila inayatullah atau Pertolongan Allah telah turun.

Demikian pula kalau kita berbisnis hanya mengandalkan istiar akal dan kemampuan saja, Maka sangat mungkin akan mencapai kesuksesan karena telah meratapi prasyarat sunatullah. Akan tetapi Bukankah rencana manusia tidak mesti selalu sama dengan rencana Allah? Dan Adakah manusia yang mengetahui persis apa yang terjadi rencananya atas manusia? Akan tetapi kalau ternyata dia menghendaki lain, lantas kita mau apa? Mau kecewa? Kecewa sama sekali tidak mengubah apapun. Kecewa yang timbul di hati tidak lain karena kita sangat menginginkan rencana Allah atau selalu sama dengan rencana kita.

Rekayasa diri

Kalau tidak ingin hidup sukses di dunia maka kuncinya adalah, Janganlah merekayasa diri dan keadaan tetapi juga rekayasa lah diri supaya menjadi orang yang layak ditolong oleh Allah. Lain halnya kalau upaya itu disertai dengan niat yang benar dan ikhlas semata-mata demi ibadah kepada Allah. Memohon dengan segenap hati kepadanya agar sekiranya apa apa yang tengah diupayakan itu bisa membawa maslahat bagi orang lain serta jangan lupa menyerahkan sepenuhnya segala hasil akhir kepada Allah.

Bila Allah sudah menolong maka siapa yang bisa menghalangi pertolongannya? Walaupun jin dan manusia bersatu menghalangi Pertolongan Allah atas hamba-nya, sekali-kali tidak akan pernah terhalang karena dia memang berkewajiban menolong hamba-hambanya yang beriman.

Jika Allah menolong kamu, maka tidak ada orang yang dapat mengalahkan kamu. Jika Allah membiarkan kamu ( tidak memberikan pertolongan ), maka Siapakah gerangan yang dapat menolong kamu ( selain ) dari Allah sesudah itu? Karena itu hendaklah kepada Allah saja orang-orang Mukmin bertawakal.
( QS Ali Imron [3] : 160 )

artikel lainnya Kunci hidup sukses

Wednesday 2 November 2016 | Management Qolbu

Manajemen Qolbu Mengubah dengan kekuatan tauladan Mudah-mudahan kita semua tidak menjadi contoh keburukan bagi orang lain.…

Tuesday 27 September 2016 | Management Qolbu

Qolbun Salim Raja’ dan khauf Alhamdulillahirabbil’alamin Allahumma sholli ala Muhammad wa ala alihi wa shohbihi ajma’in…

Thursday 22 September 2016 | Management Qolbu

Qolbun Salim Al Mu’izz – Al mudzill Bismillahirrahmanirrahim Minimal siapapun manusia, pasti tidak mau direndahkan, walaupun…

Sunday 28 August 2016 | Management Qolbu

Manajemen Qolbu Ikhlas Semoga Allah mengaruniakan kepada kita hati yang ikhlas. karena Betapapun kita melakukan sesuatu…

Upcoming events:

no event

Jl. Gatot Subroto No.46b Kupang Lor Rt.04 Rw.03 Ambarawa, Kab. Semarang, Jawa Tengah, Indonesia
LINE : grosirline
5A1B6ACD
085640881921