Membangun jati diri menuju generasi unggul - GBPM Training
Menu
Mau Ganteng ? Pinter ? Jati Diri ? Profesional ? Gabung Sekarang - GRATIS !

Membangun jati diri menuju generasi unggul

May
13
2017
by : khamim sholikhuddin. Posted in : Management Qolbu

Foto-Aa'-Gym

Membangun jati diri menuju generasi unggul

Bangsa kita yang sedang sakit ini adalah ladang amal bagi kita. Kita boleh terluka dan kecewa tetapi harus berbuat sesuatu untuk memperbaikinya. Yang tidak kalah penting dibandingkan penyelesaian persoalan yang sedang dihadapi bangsa kita adalah mempersiapkan generasi sesudah ini. Kita merindukan sebuah generasi baru yang mempunyai jati diri, dan dari Kitalah generasi itu akan lahir.

Dengan kekuatan rasa kebersamaan yang ada di dalam hati kita, meskipun kita tersebar di penjuru tanah air, kita berharap perubahan besar itu benar-benar akan terjadi. Setiap ayah, setiap ibu dan setiap anak bertekad untuk berubah, maka sebuah generasi baru unggul akan lahir karena mereka itulah komponen penyusun bangsa ini.

Ada tiga latihan yang harus kita lakukan untuk membangun jati diri guna mempersiapkan lahirnya generasi baru bangsa ini. Pertama, jangan tamak terhadap penghargaan manusia. Mereka mengira kemuliaan berasal dari pujian manusia padahal pujian belum tentu dapat, tetapi siksaan sudah pasti diperoleh. Cukuplah penghargaan dari Allah, bila Allah sudah memuliakan maka tidak ada seorangpun yang dapat merendahkan kita. Bila Allah sudah menghinakan seseorang maka Siapakah lagi yang dapat memuliakannya.
( QS Ali Imran [3] : 26 )

Kedua, jangan gentar terhadap penghinaan. Hinaan makhluk tidak akan membuat seseorang menjadi hina. Yang membuat seseorang ini adalah perbuatannya yang memang hina. Bagi kita yang penting adalah benar menurut penilaian Allah, terserah orang mau menilai apa. Lebih baik dihina karena rumah kecil yang dibangun dari hasil keringat sendiri dan terjamin halalnya, daripada dipuji orang karena Rumahnya besar tetapi dari uang haram. Nabi Muhammad rumahnya sangat sederhana tetapi kemuliaan-nya menembus ruang dan waktu Sampai saat ini. Justru kesederhanaan beliaulah yang menambah kemuliaannya.

Jangan merasa hina dengan mengatakan tidak tahu jika memang kita tidak tahu. Lebih baik dikatakan bodoh oleh manusia daripada dianggap sok tahu oleh Allah. Jangan merasa gentar menghadapi penghinaan karena menegakkan perintah Allah. Dunia cuma sebentar dan setiap orang akan menjadi bangkai. Akankah kita terganggu oleh perkataan calon-calon bangkai? Bila kita benar maka maju terus pantang mundur!

Ketiga, Satukan perkataan dan perbuatan. Jatuhnya Wibawa seorang pemimpin, tidak dihormatinya seorang ayah, ibu dan dosen, dikarenakan perkataannya tidak sesuai dengan perbuatannya. Dia menyuruh siswa datang jam setengah delapan, dia sendiri datang jam setengah sembilan. Ibu menyuruh anaknya bersabar tetapi menyuruhnya dengan penuh kemarahan. Pemimpin mengajak hidup sederhana, sementara ketika mengajak itu ia mengenakan pakaian mahal, arloji mahal, naik mobil mewah dan rumah ada di mana-mana.

Besar kemurkaan disisi Allah Bila kalian mengatakan apa-apa yang tidak kalian perbuat.
( QS ash shaff [61]: 3 )

Bila hendak mengajak orang lain maka ajaklah dulu diri sendiri, bila ingin melarang orang lain maka larang lah dulu diri sendiri. Orang yang kata-katanya sesuai dengan perbuatannya pasti dipercaya dan dihormati.

Bila setiap orang yang ada di pelosok negeri ini, dengan semangat kebersamaan, bertekad kuat untuk berubah dan terus berlatih; mulai dari diri sendiri, mulai dari hal yang kecil dan mulai dari sekarang, Maka bangsa yang besar ini benar-benar telah bangun. Sebentar lagi agar lahir generasi baru yang terjadi diri dan menjadi rahmat bagi semesta alam.

artikel lainnya Membangun jati diri menuju generasi unggul

Thursday 26 May 2016 | Management Qolbu

Manajemen Qalbu Belajar dari Wajah Oleh KH.  Abdullah  Gymnastiar Menarik sekali jikalau kita terus menerus belajar…

Tuesday 27 September 2016 | Management Qolbu

Qolbun Salim Raja’ dan khauf Alhamdulillahirabbil’alamin Allahumma sholli ala Muhammad wa ala alihi wa shohbihi ajma’in…

Sunday 17 July 2016 | Management Qolbu

Manajemen Qolbu Melepas Belenggu kekikiran Pastikan tidak akan pernah bersatu antara keimanan dan kekikiran, kecintaan kepada…

Friday 4 November 2016 | Management Qolbu

Maha memberi dan mengambil Tiadalah aku jadikan jin dan manusia, kecuali supaya beribadah kepada ku. Aku…

Upcoming events:

no event

Jl. Gatot Subroto No.46b Kupang Lor Rt.04 Rw.03 Ambarawa, Kab. Semarang, Jawa Tengah, Indonesia
LINE : grosirline
5A1B6ACD
085640881921