Semangat: kunci kebahagiaan - GBPM Training
Menu
Mau Ganteng ? Pinter ? Jati Diri ? Profesional ? Gabung Sekarang - GRATIS !

Semangat: kunci kebahagiaan

May
15
2017
by : khamim sholikhuddin. Posted in : Management Qolbu

Foto-Aa'-Gym

Semangat: kunci kebahagiaan

Kepribadian manusia sangat tergantung kepada suasana hati yang dipengaruhi pikiran. Bila hatinya sedang diliputi kegembiraan, maka terpancang rasa sukacita dari raut wajahnya. Sebaliknya, hati yang sedih bagai buah dari pikiran yang kusut, maka tercermin pulalah dalam penampilan, tatapan mata, dan raut wajah.

Tubuh hanyalah alat ekspresi dari kondisi hati. Sehingga Rasulullah SAW pernah bersabda, ” di dalam tubuh manusia itu ada segumpal daging, kalau daging itu baik, maka baik pula tipunya, Tetapi kalau daging itu buruk, maka buruklah seluruh sikapnya. Ia adalah Qolbu.

Oleh karena itu, sekiranya dalam mengarungi hidup ini kita merasa kurang berprestasi dan kurang berkualitas, maka ketahuilah bahwa semua itu sama sekali bukan disebabkan oleh adanya kekurangan pada diri sendiri melainkan kurang terampil nya kita dalam mengelola suasana hati sehingga menjadi tidak sanggup memompa dan membakar semangat. Bukankah semua bahan bakunya telah disiapkan oleh Allah di dalam diri kita sendiri?

“Sesungguhnya kami telah menciptakan manusia dengan sebaik-baik bentuk,” demikian firmannya. Jadi, manusia itu tidak ada kekurangannya. Diri kita sudah disiapkan dengan sempurna untuk menjadi diri sendiri, memiliki potensi yang sama untuk meraih kualitas dan berhak mendapatkan kebahagiaan dunia dan akhirat.

Kalaupun kita dapati beberapa kekurangan yang ada pada kita, sesungguhnya kekurangan itu amatlah semu. Dan itupun semata-mata didasarkan atas penilaian kita saja yang sudah pasti senantiasa diselimuti hawa nafsu. Sesungguhnya kekurangan kekurangan yang dia berikan pada saat ini merupakan alat yang amat berkhasiat untuk mengembangkan kualitas hati. Bahwa Justru dengan kekurangan yang ada, hati menjadi terlindungi dari riya, sum’ah dan takabur sehingga menjadi Terlatih untuk selalu ridho dan sabar. Bukankah bersikap sabar itu lebih sulit dan berat ketika mendapatkan nikmat ketimbang saat di dalam musibah? Disamping itu, hati akan terlatih menjadi ahli syukur karena ternyata musibah kekurangan yang ada itu pasti teramat kecil dibandingkan dengan nikmat kesempurnaan lainnya yang melimpah ruah.

Bila kekurangan itu membuat kita menjadi rendah diri, pemalu dan putus asa, maka jelaslah Semua ini karena diciptakan oleh perasaan sendiri sebagai akibat salah mengatur suasana hati sehingga tidak hanya akan merugikan diri sendiri tetapi bukan tidak mungkin orang lain pun ikut terkena getahnya.

Untuk mengantisipasi kondisi semacam ini, kuncinya hanya satu, yaitu kesadaran penuh bahwa hidup di dunia ini hanya mampir sebentar saja karena memang bukan di sini lah tempat kita yang sebenarnya, asal usul kita ada dari surga dan tempat itu yang memang layak bagi kita. Jika kita berminat dan bersungguh-sungguh berjuang untuk mendapatkannya, maka Allah akan membantu kita.

Bukankah Al Quran dan dan lihatlah janji-janji yang difirmankan nya. Betapa banyak amalan yang amat kecil dan sederhana bisa membuat dosa kita diampuni dan diberi pahala berlipat ganda.

Kita memang harus bertindak cermat agar umur sebagai modal hidup kita ini benar-benar efektif dan bermanfaat dengan baik. Akankah sisa umur ini kita habiskan dengan kesengsaraan dan kecemasan Padahal semua itu sama sekali tidak mengubah apapun selain hanya akan menambah masalah.

Kebanyakan kita suka tenggelam dalam kesengsaraan persisi seperti kapal selam yang bocor. Semakin banyak pacarnya, semakin cepat pula tenggelam nya. Sepertinya kita ini adalah orang-orang yang tidak dapat mengatur pikiran dengan baik. Kerapkali dihantui oleh masa lalu, berangan-angan dan cemas akan hari esok. Semua itu masuk membanjiri dan menenggelamkan pikiran sehingga tidak sempat Lagi berpikir banyak untuk hari ini.

Milik kita adalah hari ini. Dengan demikian, kita jadikan hari ini dengan kesuksesan yang penuh Gemilang. Apa yang terjadi di masa lalu adalah bahan pendorong untuk hari ini. Dosa-dosa yang menyelimuti kita pada masa lampau menjadi pemicu untuk bertaubat pada hari ini. Janganlah pikiran kita dipenuhi dengan ingatan akan banyaknya dosa, namun penuhilah dengan pikiran tentang bagaimana caranya agar memperoleh ampunan dari Allah pada hari ini.

Kelemahan dan kegagalan kita di masa lalu tidak usah mengendap terlalu lama dalam pikiran. Kuasailah pikiran dengan baik dan kerahkan seoptimal mungkin agar memperoleh kesuksesan dan kebahagiaan pada hari ini. Atur latihan kita dengan baik dan cegah lah dari hal-hal yang dapat merusak suasana hari ini. Kondisikan agar kita selalu mampu berpikir positif.

Mengapa kita harus pusing dan cemas terhadap sesuatu yang belum ada? Mengapa kita harus gelisah memikirkan nikmat yang belum tampak? Semua yang kita inginkan mutlak qudrah dan iradah Allah.

Jika Allah menimpakan suatu kemudharatan kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkan nya kecuali dia. Dan jika Allah menghendaki kebaikan bagimu, maka tidak ada yang dapat menolak karunia-nya. Dia memberikan kebaikan itu kepada siapa yang dikehendaki di antara hamba-hambanya dan dialah yang Maha pengampun lagi maha penyayang.
( QS Yunus [10] : 107 )

Siapapun yang memiliki cita-cita Luhur, Yakinlah bahwa hari ini adalah kunci untuk hari esok. Sekiranya alam menyaksikan hari ini penuh dengan perjuangan dan pengabdian yang gigih, semangat dan penuh gairah, niscaya dia akan membukakan Jalan bagi kesuksesan hidup kita.

Semoga Allah menggolongkan kita menjadi hamba-hambanya yang penuh semangat untuk menyempurnakan ikhtiar di jalan yang diridhai-nya sehingga hidup ini benar-benar berarti.

artikel lainnya Semangat: kunci kebahagiaan

Friday 17 June 2016 | Management Qolbu

Manajemen Qolbu Budaya bersahaja Kecenderungan manusia berperilaku boros terhadap harta memang sudah ada di dalam dirinya.…

Saturday 10 December 2016 | Management Qolbu

Selalu menata hati Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran,…

Monday 17 April 2017 | Management Qolbu

Menyebarluaskan niat berihtiar Hanya kepada Engkaulah yang kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan.…

Tuesday 31 January 2017 | Management Qolbu

Indahnya hidup bersahaja Kita tidak perlu bercita-cita membangun kota Jakarta, lebih baik kita bercita-cita setiap orang…

Upcoming events:

no event

Jl. Gatot Subroto No.46b Kupang Lor Rt.04 Rw.03 Ambarawa, Kab. Semarang, Jawa Tengah, Indonesia
LINE : grosirline
5A1B6ACD
085640881921