Must Read


Home Forum

Forum

Ini Kata Dokter Soal Susu atau Obat Penambah Berat Badan  

  RSS

Faris Dedi Setiawan
(@ganesh)
Member Admin
Joined:11 months  ago
Posts: 284
22/03/2018 2:37 pm  

Banyak produk obat-obatan yang mengklaim dapat menambah berat badan dengan sehat. Mulai dari pil, sereal, hingga susu penambah berat badan tersedia di minimarket hingga toko obat terdekat. Efektifkah?

dr A.R Inge Permadhi, MS, SpGK dari divisi Ilmu Gizi FKUI mengatakan bahwa mengonsumsi obat-obatan untuk menambah berat badan boleh saja asalkan harus dalam pengawasan dokter. Jika obat penggemuk badan tersebut tak diresepkan atau direkomendasikan oleh dokter, bisa jadi malah membahayakan tubuh.

"Ya tentunya kalau menggunakan obat-obatan penggemuk dan pengurus badan yang beredar di pasaran tanpa pengawasan dokter itu tidak dianjurkan. Penggunaan obat-obatan ini akan berdampak berbahaya," tutur dr Inge ketika dihubungi detikHealth dan ditulis Rabu (22/10/2014).

Dilanjutkan dr Inge bahwa konsultasi ke dokter sangat penting sebelum memutuskan untuk mengonsumsi obat-obatan apapun. Sebab pemberian obat tidak dapat dilakukan dengan perhitungan sendiri. Dokter yang akan memberikan kapan dan jenis obat apa yang cocok untuk seseorang.

Senada dengan dr Inge, Dr Med dr Maya Surjadjaja, DCS, MS, SpGK, pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan mengatakan bahwa konsultasi dengan dokter diperlukan untuk mengetahui apa penyebab seseorang sulit menambah berat badan. Jika penyebabnya sudah ditemukan, maka pemberian obat yang cocok dan sesuai pun dapat dilakukan.

"Karena kita kan kayak ngelepasin dan ngurai benang kusut kan. Harus satu-satu dicari masalah dan sebabnya dulu. Tidak bisa konsultasinya instan hanya 5 menit terus langsung suntik langsung tindakan. Kita cari dulu apa sih sebabnya orang ini susah gemuk dan susah kurus, nah dari situ baru kita tentukan bagaimana pengobatannya," tutur dokter yang juga praktik di RSAL Mintohardjo tersebut.

Selain obat, produk lain seperti milkshake dan susu khusus penambah berat badan juga laris manis diperjual-belikan. Khusus soal susu, dr Inge mengatakan bahwa susu untuk menambah berat badan yang beredar di supermarket boleh saja dikonsumsi.

Susu tersebut menurut dr Inge menambah jumlah kalori di dalam tubuh. Sehingga jika metabolisme tubuh normal atau tidak terlalu tinggi, kalori yang lambat terserap tadi dapat membuat berat badan bertambah.

Hanya saja, praktisi hidup sehat, dr Phaidon L Toruan mengingatkan kembali soal pentingnya olahraga dalam proses penambahan berat badan. Jika minum susu memang bisa menambah berat, olahraga harus tetap dilakukan agar yang bertambah bukanlah lemak dalam tubuh, melainkan massa otot.

"Susu terutama yang mengandung whey protein memang bisa bikin gemuk dan massa otot bertambah, tapi tetap harus terapkan pola hidup sehat tadi kan, olahraga agar ototnya terbentuk," terangnya.


ReplyQuote
Share:


  
Working

Please Login or Register